Minggu, 28 Desember 2014

Prasasti Kedukan Bukit (604 Saka atau 682 Masehi)

Batu Bertulis Tertua Peninggalan Kerajaan Sriwijaya
Huruf: Pallawa.
Bahasa: Melayu Kuno.
Tanggal penemuan: 29 November 1920.
Lokasi Penemuan: di tepi Sungai Tatang, Kampung Kedukan Bukit, Kelurahan 35 Ilir,
Kecamatan Ilir Barat II, Palembang (Kode Pos 30146), Sumatra Selatan.
Koleksi: Museum Nasional Jakarta dengan nomor D.146.
Pejabat (Belanda) yang mengenali: M Batenburg.
1374968808893213266
Teks Prasasti:
1. Svasti, Cri Cakawarsatita 605 ekudaci cu-
2. klapaksa wulan Waicakha Dapunta Hyang naik di
3. samwau mengalap siddhayatra si saptami cuklapaksa
4. wulan Jyestha Dapunta Hyang marlapas dari Minanga
5. Tamwan mamawa yang wala dua laksa dangan koca
6. dua ratus cara di samwau dangan jalan sariwu
7. tlu ratus sapulu dua wanyaknya datang di Muka Upang
8. sukhacitta di pancami cuklapaksa wulan asada
9. laghu mudita datang marwuat wanua
10. Criwijaya jayasiddhayatra subhiksa

Terjemahan:
Selamat! Tahun Saka telah lewat 604, pada hari ke sebelas
paruh terang bulan Waisakha Dapunta Hyang naik di
sampan mengambil siddhayatra. di hari ke tujuh paruh terang
bulan Jyestha Dapunta Hiyang berlepas dari Minanga
Tamwan membawa bala tentara dua laksa dengan perbekalan
dua ratus cara (peti) di sampan dengan berjalan seribu
tiga ratus dua belas banyaknya datang di Mukha Upang
sukacita. di hari ke lima paruh terang bulan….(Asada)
lega gembira datang membuat wanua….
Sriwijaya jayasiddhayatra sempurna….

Saymsul Noot

Tidak ada komentar:

Posting Komentar